banner 468x60

Bedanya Mendidik dan Mengajar

4 comments 16 views
banner 468x60

Halooo….!!!
sahabat  …..!!

saya sekedar bercerita saja tentang mendidik dan mengajar, ini saya tahu
waktu sekolah “apa bedanya mendidik dan mengajar?”

Pendidikan merupakan bagian penting dari kehidupan yang sekaligus
membedakan manusia dengan makhluk hidup lainnya. Hewan juga
“belajar” tetapi lebih ditentukan oleh instinknya, sedangkan
manusia belajar berarti merupaka rangkaian kegiatan menuju pendewasaan
guna menuju kehidupan yang lebih berarti. Anak-anak menerima pendidikan
dari orang tuanya dan manakala anak-anak ini sudah dewasa dan
berkeluarga mereka akan mendidik anak-anaknya, begitu juga di sekolah
dan perguruan tinggi, para siswa dan mahasiswa diajar oleh guru dan
dosen.

Sepanjang pengetahuan saya, untuk mengetahui perbedaan mendidik dan
mengajar ada kalanya kita berkaca pada sejarah. Pada awalnya kita
mengenal istilah “pedagogy” dan bukan “edukasi” yang
seperti kita kenal sekarang ini. Hal ini merujuk pada pendapatnya Mark
E. Hanson, yaitu adanya satelit Soviet yang terkenal, Sputnik
mengejutkan Orang Amerika, kekuatan detik secara significan berdampak
pada pendidikan AS. Suatu ketakutan mengikat emosi berpacu bangsa AS.
Bahwa pendidikan AS telah tertinggal. Ketakutan yang sama menelan
daratan itu lagi pada tahun 1983, dengan laporan penerbitan A Nation at
Risk. pengarah untuk memulai memodernisasi kurikulum, aspecially dalam
area ilmu pengetahuan, matematika, dan bahasa asing. Proyek telah
dikembangkan oleh universitas akademis, seperti Physical Science Studi
Commitee Eksakta (PSSC) dan University of Illinois Committee on School
Mathematics (ULCSM), hal itu dimaksudkan untuk membaharui, dan
meningkatkan mutu isinya merangsang teknik mengajar yang diorientasikan
pada penemuan (discovery oriented).

Amerika yang merasa sebagai polisi dunia ternyata tidak hanya
menghegemoni ekonomi, politik pertahanan, tapi juga menghegemoni
pendidikan. Berangkat atas dasar inilah kemudian mengubah segala bentuk
pedagogi menjadi “education” yang dalam padanan Bahasa Indonesia
dikenal dengan penddikan. Sehingga, pandangan klasik tentang pendidikan
tempo dulu yang kita kenal mulai luntur.

Mendidik (pedagogy) yang dikatakan oleh sebagian orang sebagai pranata
yang dapat menjalankan tiga fungi sekaligus. Pertama, mempersiapkan
generasi muda untuk untuk memegang peranan-peranan tertentu pada masa
mendatang. Kedua, mentransfer pengetahuan, sesuai dengan peranan yang
diharapkan. Ketiga, mentransfer nilai-nilai dalam rangka memelihara
keutuhan dan kesatuan masyarakat sebagai prasyarat bagi kelangsungan
hidup masyarakat dan peradaban. Butir kedua dan ketiga di atas
memberikan pengerian bahwa mendidik bukan hanya transfer of knowledge
tetapi juga transfer of value. Dengan demikian pendidikan dapat menjadi
helper bagi umat manusia. Sementara mengajar hanya pada tataran transfer
of knowledge.

Salam,

Related Search

Email Autoresponder indonesia
author
Author: 
    1. author

      Pradit10 years ago

      Saya pernah ikut program DBE dari USAID Amerika. Ternyata memang pendidikan harus sesuai dengan kehidupan sekitar bukan sekedar teori. Anak dituntut untuk mandiri dan mencari sendiri ilmu yang dia telah miliki. Guru tidak serta merta sebagai sumber satu2nya. Sebenarnya ini adalah gambaran masyarakat Amrik yang menekankan pada kreatifitas rakyat dalam berkarya. bukan bergantung kepada pemerintahnya. Hal ini terbalik dengan Indonesia dimana rakyat terlalu bergantung pada pemerintah sebagaimana murid yang bergantung pada guru

      Reply
    2. author

      parentingislami10 years ago

      Kalau kita sebagai orang tua anak-anak kita, tentunya tidak cukup mengajari saja Pak ya?
      Semoga Allah menguatkan kita dalam mendidik anak kita

      Salam kenal. Terima kasih atas kunjungannya
      http://parentingislami.wordpress.com

      Reply
    3. author
      Author

      Sismanto9 years ago

      Wah…terimakaish atas tambahan infonya. yang lain juga boleh menambahi koq.. 🙂

      Reply
    4. Filosofi Pendidikan | rhedo's Blog8 years ago

      […] Mengajar dan Mendidik? Berikut beberapa ulasan mengenai hal tersebut. Salah satunya oleh Sismanto didalam artikelnya menuliskan […]

      Reply

    Leave a reply "Bedanya Mendidik dan Mengajar"