banner 468x60

Kampanye dengan Buku

No comment 57 views
banner 468x60

Tidak banyak caleg yang berkampanye lewat buku, kalaupun ada itu bisa dihitung dengan jari. Melalui buku ini saya ingin memyampaikan bahwa seorang caleg tidak hanya sekedar berkampanye, pasang baliho besar-besaran di pinggir jalan, bagi-bagi kalender dan stiker. Parahnya lagi, bila ada caleg yang bagi-bagi kompor, tandon, dan uang (money politic). Bagi saya, ada yang lebih penting dari sekedar kampanye gambar yaitu pentingnya berliterasi yang baik.

Meminjam bahasanya Pramoedya Ananta Toer yang sudah saya modifikasi “Sehebat apapun seseorang caleg bila ia belum menulis, maka ia akan hilang, tidak akan dikenal dan akan dilupakan oleh sejarah”.

Pada buku ini saya menuliskan tentang pentingnya anak disekolahkan di pondok pesantren, secara pesantren menjadi salah satu kawah candradimuka bagi santri yang ingin mempelajari ilmu keagamaan yang diasuh langsung oleh kyai. Lelono broto, tirakat, puasa, wiridan, membiasakan qiyamul Lail dan belajar tata krama kepada kyai, orang tua maupun sesama santri diajarkan di pesantren.

Separuh dari buku ini merupakan cerita nyata seorang santri yang berjuang menuntut ilmu dari satu pesantren ke pesantren lain, dari satu kyai ke kyai yang lain dan sisanya adalah bagaimana gagasan dan kiprahnya menjadi kyai kampung di lingkungan tempat tinggalnya. Buku ini juga mengajak pembaca untuk menyelam lebih jauh tentang santri dan mengajak orang tua untuk menyekolahkan putra-putrinya di pesantren.

Membaca buku ini menuntun Anda untuk mengetahui lika-liku dunia pesantren yang bersumber dari cerita nyata. Penulis menuliskannya secara runtut dan inspiratif bagaimana seorang santri belajar menuntut ilmu hingga ia berkiprah di masyarakat sebagai kyai kampung.

SISMANTO, S.Pd., M.KPd
Caleg DPR RI dapil Kaltim
Partai Solidaritas Indonesia

#No_Urut_1
#Caleg_DPR_RI

#Noto_Sandal_Sakdurunge_Noto_Ati
#buku #santri #kyai_kampung

Related Search

Email Autoresponder indonesia
author
Author: 

    Leave a reply "Kampanye dengan Buku"