banner 468x60

Prakondisi Komunikasi Caleg Dan Partai

No comment 99 views
banner 468x60

Partai politik semakin disibukkan dengan agenda – agenda pendaftaran CalegCaleg untuk periode 2019. Waktu yang sudah sangat sempit membuat partai politik tidak bisa bersantai – santai dalam mempersiapkan CalegCaleg untuk pesta demokrasi 2019 yang akan segera berlangsung. Partai politik harus mempersiapkan CalegCaleg untuk didaftarkan di KPU , belum lagi partai politik harus mempersiapkan agenda pengajuan calon presiden dan calon wakil presiden, tentu waktu yang sempit tersebut harus bisa dimaksimalkan kinerjanya.

Strategi pemosisian eksistensi partai di tengah konstelasi politik yang terjadi harus benar – benar tepat agar saat pengujian pada hari pemungutan suara pada 17 April 2019 para Caleg yang dicalonkan bisa terpilih begitu pula presiden dan wakil presiden yang diusung bisa lolos pada pemilu 2019 yang akan datang.  CalegCaleg tersebut merupakan wajah partai politik yang harus ditampilkan dan dipilih oleh masyarakat guna memperkuat eksistensi partai politik itu sendiri.

Prakondisi komunikasi Caleg dan partai politik merupakan hal penting dalam sebuah mekanisme awal pencalonan anggota legislative (Caleg). Peran – peran informasi yang menjadi prakondisi komunikasi harus memadai dan berlangsung dengan baik antara partai politik dan CalegCaleg yang akan didaftarkan ke KPU. Dampak modernisasi di berbagai sector yang saat ini tengah terjadi, merupakan lingkungan dinamis yang seharusnya diadaptasi dengan baik oleh partai politik dan CalegCaleg yang dipersiapkannya. Kebiasaan lama, seperti pencalonan Caleg secara dadakan semoga tidak terulang.

Partai dan CalegCaleg yang didaftarkannya harus bisa berkomunikasi dengan baik, secara internal dalam kepengurusan partai  dari pusat hingga daerah, maupun komunikasi antara partai, Caleg dan simpatisan serta berbagai pihak yang paling potensial dan bisa direkrut untuk menjadi bagian dari representasi  partai politik di pemilihan Caleg dalam pemilu 2019.

Tiga hal utama yang berperan dari sebuah informasi  (role of informations) yaitu informasi detail menyangkut alur pencalonan anggota legislatif (Caleg) oleh partai politik baik untuk pihak internal partai itu sendiri maupun pihak di luar partai politik. Berikutnya sosialisasi pencalonan Caleg yang bisa memberikan keyakinan penuh bahwa partai politik punya niat yang baik (good will) serta niat politik (political will) yang bisa mengubah kultur dari kinerja Caleg (calon legislatife) yang mengikuti proses pencalonan anggota dari sitem sporadic ke sistematis. Terakhir, adanya keterbukaan syarat – syarat zonasi daerah pemilihan dalam pencalonan Caleg.

Selama ini banyak syarat – syarat yang tidak tertulis tapi sebenarnya sangat nyata dan tidak bisa di pungkiri begitu saja.  Dalam hal penomoran dan pembagian dapil Caleg contohnya menjadi hal yang sudah tidak dirahasiakan lagi bahwa ketertutupan sistem informasi  dalam penomoran dan zonasi dapil Caleg merupakan bagian yang bisa menjadi transaksi politik sehingga semakin merebaknya mahar politik dalam penentuan Caleg yang juga menjadi fenomena sendiri yang sangat disayangkan adanya.

Modernisasi dalam pengelolaan partai politik terutama pemilihan Caleg di Indonesia menjadi hal yang membuat pesimis para analis politik baik dalam negeri maupun analis politik luar negeri. Banyaknya partai politik yang mengusung Caleg dikelola secara tidak professional  dan juga kurang representatife telah terdeteksi dan di prediksi bakal melemah seiring berjalannya waktu. Kita tidak menyalahkan prediksi yang pesimis tersebut karena memang pada kenyataannya partai politik yang mengusung Caleg untuk diikutsertakan dalam pemilu 2019 masih banyak sekali mendapatkan permasalahan yang harus segera mereka tuntaskan.

Related Search

Email Autoresponder indonesia
author
Author: 

    Leave a reply "Prakondisi Komunikasi Caleg Dan Partai"