banner 468x60

Proses Pendaftaran Caleg Pemilu 2019

No comment 239 views
banner 468x60

Proses pendaftaran Caleg pemilu 2019 harus sesuai dengan PKPU. Untuk kelengkapan berkas bakal Caleg akan dilakukan pengecekan berkas Caleg pada Silon terlebih dahulu untuk selanjutnya di cocokkan sama berkas Caleg yang dibawa. Jika berkas bakal Caleg tidak lengkap maka akan dirapikan terlebih dahulu sampai batas waktu tanggal 17 bulan Juli 2018. Namun sebaliknya jika berkas bakal Caleg dinyatakan sudah lengkap dan telah diperiksa akan diproses, jika partai politiknya sudah oke tinggal diperiksa bakal Caleg yang didaftarkan tersebut serta syarat Caleg.

Syarat Caleg apa sudah lengkap ataukah syarat Caleg sudah benar dan semua syarat bakal Caleg akan diperiksa termasuk juga syarat larangan eks koruptor maju sebagai Caleg. Jika ditemukan ada mantan napi korupsi pada daftar Caleg partai politik, maka semua syarat yang sudah diajukan akan ditolak. Semua syarat bakal Caleg pasti diperiksa, begitupun syarat larangan eks koruptor tidak bisa maju dalam bakal Caleg pemilu 2019. Semua syarat bakal Caleg jika ditemukan ada mantan napi korupsi maka berkas akan ditolak.

Partai politik akan menyerahkan daftar Caleg pilihannya ke KPU pada masing – masing tingkatan, ini berdasarkan Peraturan KPU (PKPU). Perwakilan perempuan harus dan wajib ada dengan bobot kurang lebih 30 persen dari daftar Caleg yang diajukan oleh partai politik. Aturan terkait proses pendaftaran Caleg pemilu 2019 yaitu diawalinya proses pengisian Silon sampai syarat pencalonan yang terdapat pada PKPU Nomor 20 tahun 2018 yang berisi tentang pencalonan anggota dewan perwakilan rakyat, dewan perwakilan rakyat propinsi, dan dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten/ kota.

Peraturan terkait ketentuan atau cara pendaftaran Caleg terdapat pada PKPU 20 tahun 2018 pasal 6 ayat 1 sampai ayat 3, aturan tersebut berisi sebagai berikut :
Pasal 6
(1) Setiap partai politik dapat mengajukan bakal calon anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/ Kota dengan ketentuan :
a. Diajukan oleh pimpinan partai politik sesuai tingkatannya
b. Jumlah bakal calon paling banyak 100%(seratus persen) dari jumlah kursi yang ditetapkan pada setiap dapil
c. Disusun dalam daftar bakal calon yang wajib memuat keterwakilan perempuan paling sedikit 30% (tiga puluh persen) di setiap dapil dan
d. Di setiap 3 (tiga) orang bakal calon pada susunan daftar calon sebagaimana dimaksud pada huruf c, wajib terdapat paling sedikit 1 (satu)orang bakal calon perempuan
(2) Dalam hal perhitungan 30 % (tiga puluh persen)jumlah bakal calon perempuan di setiap dapil menghasilkan angka pecahan dilakukan pembulatan ke atas.
(3) Dalam hal partai politik tidak dapat memenuhi pengajuan 30 % (tiga puluh persen) jumlah bakal calon perempuan di setiap dapil dan penempatan susunan daftar calon sebagaimana dimaksud pada ayat 1 (satu) huruf c dan huruf d, pengajuan bakal calon anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/ kota pada dapil yang bersangkutan tidak dapat diterima.
Sementara terkait Silon tertera pada pasal 10 ayat 3 yaitu:
(3) Sebelum mengajukan dokumen persyaratan pengajuan bakal calon dan dokumen administrative bakal calon anggota DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/ kota sebagaimana dimaksud pada ayat (1), partai politik sesuai tingkatannya wajib memasukkan data pengajuan bakal calon dan data bakal calon serta menggugah dokumen persyaratan pengajuan bakal calon dan dokumen administratif bakal calon ke dalam silon.

Related Search

Email Autoresponder indonesia
author
Author: 

    Leave a reply "Proses Pendaftaran Caleg Pemilu 2019"