banner 468x60

Sistem Demokrasi, Caleg Sebagai Wakil Rakyat

No comment 51 views
banner 468x60

Hukum Caleg dalam sistem demokrasi bagi orang islam wajib di ketahui dan dipelajari. Terkait dengan pemilu, kita harus mencari hukum syara’nya termasuk hukum menjadi Caleg. Kita harus memahami fakta pemilu untuk bisa memahami fakta Caleg juga.

Dua pilar yang terdapat dalam sistem demokrasi yaitu pilar pertama kedaulatan ada di tangan rakyat, yang mana melalui pemilu legislative untuk memilih Caleg dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Dan pilar kedua yaitu rakyat sebagai sumber kekuasaan, melalui Caleg terpilih rakyat menitipkannya. Kedaulatan di tangan rakyat ini menyangkut hak membuat hukum dan undang – undang yang berguna bagi untuk kepentingan rakyat adalah rakyat itu sendiri, dimana prakteknya melalui Caleg terpilih di kursi parlemen. Pilar kedua rakyat sebagai sumber kekuasaan, dimana rakyat berehak memilih penguasa, memonitor serta mengkoreksi bahkan bisa mencopot Caleg – Caleg yang terpilih yang tidak mengatasnamakan rakyat.

Rakyat tidak bisa melakukan peran kekuasaan secara langsung, maka dari itu dipilihlah Caleg – Caleg sebagai wakil mereka untuk melaksanakan wewenang dan tanggung jawab dengan duduk di bangku parlemen. Parlemen merupakal wakil rakyat yang melalui Caleg –Caleg terpilih yang mengemban amanat legislasi dan penetapan perundang – undangan dengan sebuah kekuasaan legislative yang diharapkan selalu memihak untuk kepentingan rakyat banyak. Pemilu pilpres bisa dilaksanakan dalam banyak sistem, sementara sistem demokrasi menghendaki rakyat memilih Caleg melalui pemilu legislative.

Parlemen melalui Caleg mewakili rakyat dalam memonitor serta mengkoreksi kekuasaan eksekutif kepresidenan. Melalui Caleg yang duduk di parlemen juga rakyat memilih kepala Negara. Sistem demokrasi  dengan melibatkan Caleg sebagai wakil rakyat dianggap oleh sebagian pihak menjadi sistem modern yang dijalankan oleh banyak bangsa dan umat. Sebagai metode modern hasil pencapaian umat manusia  dalam kehidupan berpolitik, sistem demokrasi dengan Caleg sebagai wakil rakyat suatu Negara dengan adanya proses pembuatan hokum oleh para Caleg di parlemen.

Banyak Negara – Negara di dunia yang menerapkan sistem demokrasi dengan Caleg sebagai pengemban amanat rakyat. Sistem demokrasi dengan Caleg sebagai wakil rakyat ini berkembang di seluruh Negara di dunia baik secara formalis maupun secara riil karena dominasi peradaban barat telah menyerang banyak umat islam di dunia selama berabad – abad yang lalu. Kebanyakan dari Negara – Negara yang diserang peradabannya adalah Negara islam termasuk Indonesia, sehingga dengan kemajuan pemikiran serta sistemnya berkembanglah sistem demokrasi dengan Caleg sebagai wakil rakyat.

Sistem demokrasi dengan Caleg sebagai wakil rakyat juga diterapkan di Negara Indonesia yang juga termasuk Negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Di Indonesia sistem demokrasi dengan Caleg sebagai wakil rakyat dilakukan pemilihan legislative untuk memilih Caleg – Caleg yang bisa mengemban amanat rakyat untuk duduk di kursi parlemen. Rakyat melalui Caleg mengawal sistem pemerintahan di bawah kekuasaan presiden dan wakil presiden agar tetap berjalan dan bertindak atas nama rakyat. Rakyat merupakan kekuasaan terbesar dalam sistem demokrasi dengan banyak Caleg pilihan yang dipilih sendiri oleh raktyat. Caleg berasal dari rakyat dan juga Caleg bekerja untuk rakyat. Caleg hanya bisa dipilih jika sudah didaftarkan oleh sebuah partai politik. Partai politik apapun, jika Caleg yang didaftarkannya terpilih dalam sebuah pemilu legislative, maka Caleg itu adalah tetap bekerja untuk rakyat, untuk kesejahteraan rakyat, dan untuk kepentingan yang lebih besar yaitu kepentingan Negara.

Related Search

Email Autoresponder indonesia
Tags:
author
Author: 

    Leave a reply "Sistem Demokrasi, Caleg Sebagai Wakil Rakyat"