banner 468x60

Syair Lagu Iwan Fals dan Tuntutan Reformasi

4 comments 19 views
banner 468x60

Gejala merebaknya penulisan karya-karya sastra yang berupa syair lagu, yang dilantunkan oleh kelompok musik di Indonesia dengan nuansa realitas pada era sebelum reformasi maupun di era, ini membuktikan bahwa secara esensial sastara tidak dapat dipisahkan dari kenyataan yang ada dalam masyarakat.
Konteks wacana politik dewasa ini sebagai realitas sosial-kultural masyarakat sedikit banyak berperan dalam pertumbuhan kesusastraan di majalah, Koran maupun syair lagu yang berupa musik.
Gelombang demonstrasi yang disulut oleh para maha siswa sebagai mata panah reformasi kurang lebihnya telah mampu memberi ilham bagi segenap sasrawan untuk turut ambil bagian dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui karya realitas.
Pada umumnya karya-karya Iwan Fals sangat kental dengan kritik soaial, bahkan sebelum reformasi bergulir Iwan fals sudah banyak menciptakan syair lagu yang berhubungan dengan agenda reformasi yang ada dalam album salam reformasi, diantaranya yang sangat terkenal dikalangan masyarakat diantaranya, syair lagu “surat buat wakil rakyat” pada tahun 1987 yang menceritakan ketidak pecusan dan ketidakmampuan lembaga perwakilan rakyat dalam menyuarakan nurani rakyat, terutama selam rezim orde baru berkuasa.
Syair lagu tikus-tikus kantor pada tahun 1984 yang menceritakan tentang suap-menyuap di lembaga-lembaga pemerintahan yang berbentuk (KKN). Syair lagu serdadu pada tahun 1990 yang menceritakan tentang kekerasan aparat keamanan terhadap masyarakat yang ingin menyuarakan ketidakadilan yang melindungi antek-antek orde baru yang menghalalkan segala hal. Syair lagu galang rambu anarki pada tahun 1982, yang menceritakan tentang harga-harga sembako yang sering melambung tinggi yang tidak bisa dijangkau oleh rakyat kecil.
Syair lagu sarjana muda pada tahun 1980 yang menceritakan tentang sulitnya intelektual muda mencari pekerjaan di perusahaan-perusahaan, dan lembaga-lembaga pemerintahan sehingga terjadi banyak pengangguran. Syair lagu siang di seberang istana pada tahun 1982 yang menceritakan tentang anak jalananan dikota-kota besar yang kurang diperhatikan oleh pemerintah maupun orang-orang kaya.
Dan banyak lagi syair lagu yang lain…..

Related Search

Email Autoresponder indonesia
Tags:
author
Author: 
    1. author

      Tuti JR11 years ago

      Saya sangat terharu membaca artikel ini yang aspiratif bagi masyarakat. Seorang seperti Iwan Fals sangatlah sedikit di negeri ini. Seorang yang konsisten dalam perjuangannya lewat syair lagunya. Gaya dan daya juang inilah yang saya harapkan bukan seperti sekarang ini yang marak penuh dengan adu jotos dan kekonyolan……..yang pada akhirnya tentu tidak akan menghasilkan apa-apa.
      Saya bersyukur mempunyai Iwan Fals, saya berdo’a semoga Iwan Fals tetap sehat, tetap kreatif dan tetapi memiliki energi daya juang yang santun…. Bravo Iwan !!!

      Reply
    2. author
      Author

      Sismanto11 years ago

      Bravo..!

      Reply
    3. author

      Prisca10 years ago

      Aishiteru, saranghaeyo, i love u so much mas iwan fals. .

      Sm9 rahmat n hidayah Allah slalu trcurah pd mu. . Amin

      Reply
    4. author

      janan10 years ago

      salut buat iwan fals

      Reply

    Leave a reply "Syair Lagu Iwan Fals dan Tuntutan Reformasi"